Senin, 06 April 2020

Meninjau posko terpadu penanganan covid -19 " INI PESAN LOEKMAN DJOYOSOEMARTO


TRI MURJO – RAPEMDA 92,8 FM, Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto meninjau Posko Covid-19 di kecamatan Tri Murjo Selasa 07 April 2020.


Bupati mengatakan, hal ini sesuai dari arahan Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi agar yang warga masuk dari luar daerah yang menggunakan kendaraan roda 2 maupun roda 4 , baik kendaraan umum seperti BUS maupun kendaraan pribadi harus terlebih dahuu di cek para penumpangnya, di periksa kesehatannya dan suhu tubuhnya serta kendaraannyadi lakukan penyemprotan disinfektan.

"Posko Terpadu Pencegahan Covid-19 yang ada diperbatasan kota madya metro – lampung tengah memfokuskan pada setiap pintu masuk perbatasan," kata Loekman

Loekman mengharapkan posko covid-19 diperbatasan berperan aktif dalam memeriksa setiap yang masuk ke daerah Lampung tengah.

"Diharapkan pula dengan adanya posko ini kita bisa memonitor, mendata dan mengetahui siapa termasuk ODP, PDP maupun Positif agar cepat ditangani,” tuturnya

Loekman menambahkan terkait penangan covid-19 yang menjadi perhatian lebih oleh pemerintah kabupaten lampung tengah dalam menangani virus tersebut di perbatasan.

“ kabupaten lampung tengah ini adalah daerah perlintasan antar sumatra dan pulau jawa, jadi pihaknya harus jeli menanganinya, bupati tak ingin kecolongan ada warga masyarakat lampung tengah yang terinfeksi virus yang membahayakan in, jadi tanpa terkecuali yang masuk agar diperiksa kesehatannya," ungkapnya.

Loekman menjelaskan di lampung tengah ini dirinya mendirikan posko terpadu penanganan penyebaran virus corona covid 19 ini ada 4 posko yaitu perbatasan tulang bawang dan lampung utara yang berada di pintu masuk terminal betan subing, kemudian posko yang berbatasan dengan pesawaran di kampung suka jawa, kemudian perbatasan dengan pringsewu di kecamatan kalirejo dan di kecamatan trimurjo ini, “” terang Loekman ( DISKOMINFO LAMPUNG TENGAH)


BUPATI LAMTENG LOEKMAN DJOYOSOEMARTO BAGIKAN SEMBAKQ " Ini Pesannya.

ANAK TUHA - RAPEMDA 92 8 FMM Masatanggap darurat virus Corona yang diberlakukan pemerintah kabupaten lampung tengah sejak 17 Maret 2020 yang lalu telah menimbulkan efek yang cukup tajam dalam menggerus ekonomi masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah.

Akibatnya, tidak sedikit warga yang menjadi korban akibat darurat Corona. Mereka menjadi tak berdaya secara ekonomi.

Karena itu, Bupati Lampung Tengah loekman djoyosoemarto menginisiasi untuk memberikan bantuan sembako kepada ratusan warga kurang mampu di kampung Mulya haji  Kecamatan  Anak tuha Senin 05 April 2020

Ryski Agusta camat anak tuha mengucapkan terima kasih kepada bupati lampung tengah loekman djoyosoemarto yang telah memberikan bantuan kepada warga masyarakat nya.

Risky menjelaskan sesuai arahan dari bupati tentang pencegahan mewabahnya penyebaran virus Corona Covid-19 di kecamatan anak tuha telah dilakukan aparatur kecamatan melalui puskesmas dan tenaga medis, alhamdullilah banyak warga masyarakat yang mematuhi nya.

Sementara itu dalam memberikan sambutannya Bupati Lampung Tengah loekman djoyosoemarto yang didampingi Penjabat sekertaris daerah Ir.Zulkifli dan beberapa kepala dinas terkait
Menjelaskan pemerintah kabupaten Lampung tengah terus berupaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 masuk wilayah Lampung tengah

Mulai dari penyemprotan disinfektan di fasilitas umum dan mendistribusikan  di kecamatan dan kampung,pembagian masker,penyediaan fasilitas cuci tangan dan lain lain.

Dengan pengurangan aktivitas di luar rumah, Loekman mengambil kebijakan akan segera menyalurkan bantuan sembako ke berbagai wilayah di 28 Kecamatan di Lampung Tengah terutama kepada warga yang tidak mampu.

Untuk itu bupati berpesan kepada warga masyarakat harus tetap tenang. Menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri sebaik mungkin. “ paparnya.

Loekman melanjutkan, pihaknya juga sudah menyiapkan paket sembako bagi warga miskin yang membutuhkan. Ia berharap bantuan tersebut bisa sedikit meringankan warga ditengah pandemi virus corona. “ujar Loekman.

Ditambahkan bupati kepada warga masyarakat yang memiliki sanak famili di luar propinsi Lampung untuk sementara tidak pulang kampung,kalaupun bersikukuh akan  pulang kampung sebaliknya mengikuti protokol kesehatan yang telah diatur oleh pemerintah dan segera melaporkan diri kepada pomong setempat dan memeriksakan diri ke puskesmas, hal ini sangat penting untuk memutuskan mata rantai penularan wabah virus Corona di daerah kita" Tegas lokman  (DISKOMINFO LAMPUNG TENGAH)

BUPATI LAMTENG LOEKMAN DJOYOSOEMARTO - SIAP JALANKAN PERINTAH GUBERNUR LAMPUNG


GUNUNGSUGIH - RAPEMDA 92,8 FM, Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto melakukan teleconfrence dengan  Gubenur Lampung Ir Arinal Djunaidi di Command Center Kabupaten Lampung Jumat (03/04/2020).

Teleconfrence ini diikuti juga oleh seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung. Dalam teleconfrence kali ini Gubenur Lampung menginstruksikan kepada seluruh Kabupaten Kota di Provinsi Lampung untuk melakukan pengendalian pencegahan wabah virus Corona disease 19 atau Covid 19 di wilayah masing - masing dan menetapkan status bencana covid 19 di wilayah masing masing. Kabupaten/Kota juga diminta menyiapkan rumah sakit dengan ruang isolasi  dan peningkatan pelayanan di  puskesmas daerah serta menyiapkan lahan pemda untuk menjaga kemungkinan jika nanti nya ada pasien yang meninggal.

Sementara itu Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto dalam menyampaikan kesiapan Kabupaten Lampung Tengah dalam menghadapi wabah virus covid 19 ini telah membentuk gugus tugas yang di pimpin langsung oleh Bupati Lampung Tengah sebagainketua gugus tugas penanganan wabah covid 19 di Lampung Tengah . Lampung Tengah sendiri sudah menyiapkan tempat pemakaman dengan luas 8500 m2. Untuk antisipasi penanganan wabah Covid 19 

Kabupaten Lampung Tengah telah menyisihkan anggaran sebesar 70.8 Milyar. Sosialisasi juga terus dilakukan untuk masyarakat agar waspada covid 19. Selain itu Lampung Tengah juga telah menyiapkan dua rymah sakit rujukan yaitu Yukum Medical Center ( YMC)  dan RSUD Demang Sepulau Raya.


" Berbagai upaya pencegahan dan  penanganan wabah virus covid 19 ini terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan masyarakat dihimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan bagi yang tiba dari luar kota diharapkan segera melapor ke Kepala Kampung setempat," kata Bupati Loekman.

Dalam Teleconfrence kali ini juga hadir Ketua DPRD Lamteng Sumarsono,  Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhanudin, Pj Sekdakab Ir Zulkifli S.E,.M.M , Kadis Kesehatan Lamteng dr Otniel Kadis Kominfo Lamteng Iman Saputra S.H, Kepala Dinas Perhubungan Syukur Kersana , Kepala BPBD dan dinas terkait lainnya.( DISKOMINFO LAMPUNG TENGAH )

Kamis, 02 April 2020

BUPATI LAMTENG LEOKAMAN DJOYOSOEMARTO - BERIKAN SANGSI KEPADA PETUGAS YANG LAMBAT DALAM MENANGANI PENCEGAHAN WABAH VIRUS CORONA



LAMPUNG TENGAH – RAPEMDA 92,8 FM, Kesiapan Kabupaten Lampung Tengah dalam menghadapi wabah pandemi virus corona menjadi perhatian serius Bupati Lampung Tengah Pasalnya, bila kesiapan belum maksimal dalam menghadapi wabah virus corona dikhawatirkan akan membahayakan semua warga.

Bupati Lampung Tengah  menjelaskan, penyebaran virus corona sangatlah cepat, dengan demikian, kesiapan Dinas terkait dalam hal ini dinas kesehatan sangat dibutuhkan untuk bisa menghadapi wabah virus corona tersebut.

"Setidaknya protokol standar kewaspadaan pencegahan penyebaran virus corona harus bisa diterapkan oleh semua warga di Kabupaten Lampung Tengah secara bersama-sama.
Demikian disampaikan bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto saat meninjau ketersediaan obat obatan dan Alat pelindung diri (APD) di gudang Faramasi dinan kesehatan Lampung Tengah, Kamis 3 Maret 2020.

Dari peninjauan di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan, terkait kesiapan dinas kesehatan dalam menghadapi dan mengantisipasi penyebaran virus corona, dengan tegas bupati mengatakan siap dan cukup, termasuk  langkah-langkah awal yang dilakukan dinas kesehatan selama ini sudah baik.

“” saya sudah melihat langsung cukup tersedia dengan lengkap baik obat obatan maupun alat pelindung diri, namun masih ada beberapa kendala di antara nya terpisahnya beberapa alat  yang ada, melihat hal seperti ini bupati lampung tengah loekman djoyosoemarto langsung memerintahkan kepada staf yang bertanggung jawab untuk memindah kan alat tersebut menjadi satu tempat.

Menanggapi adanya pemberitaan bahwa rumah sakit daerah demang sepulau raya  tidak siap dan minim obat obatan dan APD terkait penanganan wabah virus corona, dengan tegas mantan camat seputih agung ini mengatakan bahwa itu tidak benar, mengingat adanya keterlambatan petugas yang menanganinya melakukan koordinasi, dan bupati pun langsung memberikan sangsi tegas kepada petugas yang lambat dalam penanganan wabah virus corona di lampung tengah.( DISKOMINFO LAMPUNG TENGAH )

LIVE REPORT 92,8 PASS FM © 2013 Published By Gooyaabi Templates Supported by Diskominfo Kab. Lampung Tengah